Pages

Diberdayakan oleh Blogger.

Rabu, 05 Juni 2013

Cara Menulis Makalah


PENULISAN LAPORAN HASIL PENELITIAN
Oleh:
HERU JUABDIN SADA, M.Pd.I.**[1]
Disampaikan pada acara seminar dan pelatihan pembuatan karya Ilmiah Mahasiswa IAIN pada taggal 13 Oktober 2012 di Masjid IAIN Raden Intan Lampung

Berdasarkan kepada: Kep.Rektor IAIN Raden Intan Bandar Lampung No.033 Tahun 2000 Tentang Pedoman Penulisan Skripsi/Karya Ilmiah IAIN Raden Intan Bandar Lampung

A. Bahasa
  1. Karya Ilmiah ditulis dalam Bahasa Indonesia yang baku dengan berpedoman pada pedoman umum ejaan Bahasa Indonesia yang disempurnakan dan pedoman umum pembentukan Istilah serta Disusun dalam Bahasa Indonesia yang baik dan benar.
  2. khusus untuk Fakultas Tarbiyah jurusan Pendidikan Bahasa Arab, Karya Ilmiyah Ditulis Dalam Bahasa Arab.
  3. Transeliterasi Arab Latin Berpedoman pada SKB Menteri Agama dan Menteri Pendidikan dan kebudayaan Nomor 158/1987 dan nomor.05436/1987.

B. Kertas
  1. Kertas yang digunakan untuk penyajian karya ilmiah dibedakan atas kertas untuk luar dan kertas untuk isi (teks) karya ilmiah.
  2. Untuk isi (teks) karya ilmiah digunakan kertas HVS putih 80 gram dengan ukuran kwarto (21 x 28 cm).
  3. Untuk kulit luar karya ilmiah yang sudah diujikan dipakai bahan hard cover, warna mengikuti/disesuaikan dengan warna lambang/bendera Fakultas masing-masing.

C. Pengetikan
1.      Alat penulitas karya ilmiah dapat dilakukan dengan menggunakan mesin tik, komputer atau dicetak.
2.      Huruf Penulisan karya ilmiah menggunakan hurup tipe pica berukuran standar ( 10 hurup perinci), dengan pita warna hitam. Simbol, hurup khusus dan gambar yang tidak terdapat pada mesin tik atau komputer, dapat ditulis dengan tangan menggunakan tinta cair warna hitam. Pencoretan dan penghitaman bagian yang salah tidak diperkenankan. Penghapusan harus bersih dan sempurna. Karya ilmiah yang ditulis dalam bahasa Arab dapat ditulis dengan tangan, mesin tik atau komputer.
3.      Margin (Batas tepi) dan alenia.
a.       Batas tepi penulisan karya ilmiah ditentukan sebagai berikut
Magin Atas                      =  4 cm
Margin Kanan                  =  3 cm
Margin kiri                       =  4 cm
Margin Bawah                 =  3 cm
b.      Semua tabel dan gambar harus berada dalam margin.
c.       Sub judul pada bagian halaman harus diikuti sekurang-kurangnya dua baris penuh dibawahnya. Jika tidak, Sub judul harus ditempatkan pada halaman berikutnya.
d.      Kata terakhir pada suatu halaman tidak boleh dipenggal
e.       Alenia baru dimulai 7 ketukan atau 1 tab keyboard komputer dari margin kiri.
4.      Spasi seluruh teks karya ilmiah ditulis dalam spasi ganda (2 spasi).  Spasi tunggal digunakan untuk penulis judul tabel, isi tabel, judul gambar, kutipan langsung yang lebih dari lima baris, Catatan kaki dan sumber kepustakaan pada daftar kepustakaan.

D. Pengutipan
  1. Kutipan terdiri dari dua bentuk, yaitu kutipan langsung dan kutipan tidak langsung. Kutipan langsung adalah pengambilan ide/gagasan/pengertian yang ditulis secara utuh dari sumber kutipan tanpa mengubah bentuk dan redaksinya. Kutipan tidak langsung adalah pengambilan inti sari dari ide/gagasan/pengertian yang dituangkan dalam redaksi yang berbeda.
  2. Kutipan dapat diambil dari buku, Majalah, jurnal, surat kabar, ensiklopedi, hasil penelitian atau dokumen yang tidak dipublikasikan.
  3. Kutipan langsung ditulis di antara dua tanda petik ( ”......” ), tidak demikian halnya kutipan tidak langsung.
  4. Baik pada akhir kutipan langsung maupun tidak langsung diberi kode nomor angka ( 1, 2, 3 dst) yang ditulis ½ spasi di atas teks ( Superscript) kutipan. Kode nomor kutipan dimulai angka 1 (satu) pada Setiap bab

E. Penulisan Sumber Kutipan
  1. Penulisan sumber kutipan dalam karya ilmiah ini menggunakan catatan kaki (footnote), yaitu menempatkannya dibawah teks setiap halaman sesuai dengan nomor kode kutipan.
  2. Catatan kaki selain menjelaskan sumber kutipan juga menyatakan pendapat, menjelaskan istilah, ikhtisar atau komentar.
  3. Penulisan sumber kutipan dalam catatan kaki berurutan sebagai berikut:
Nomor kode kutipan (ditulis ½ Spasi diatas identitas lainya),- Nama pengarang (Ditulis Tanpa gelar)- Judul sumber kutipan (Judul buku atau lainya), digaris bawah atau dicetak miring (Italic), - Nama Penerbit, - Tempat penerbit – cetakan ke., - Tahun terbit- nomor halaman yang dikutip.
  1. Catatan kaki ditulis 7 ketukan atau 1 tab keyboard komputer dari margin kiri, jika lebih dari 1 baris, maka baris kedua dan seterusnya di tulis pada tepi margin.
  2. Catatan kaki dan isi teks dalam suatu halaman dipisah oleh sebuah garis panjang  14 ketukan atau Format otomatis pada komputer dari margin kiri. Jarak antara garis baik dengan isi teks maupun dengan catatan kaki adalah 2 Spasi.
      6.   Apabila terdapat buku sumber kutipan yang dikarang oleh:
a.       Dua orang, maka semua nama pengarang harus ditulis dengan dipisahkan oleh kata ”dan”.
b.      Tiga orang, maka semua nama pengarang harus ditulis dengan dipisahkan oleh tanda koma ( , ) untuk urutan pertama dan kedua, dan oleh kata ”dan” untuk ukuran kedua dan ketiga.
c.       Lebih dari tiga orang, maka hanya nama pengarang urutan pertama yang ditulis dengan menambah kata dkk. Dibelakangnya.
  1. Jika kutipan diambil dari:
a.       Buku terjemahan, maka catatan kaki ditulis berurutan nomor kode kutipan, nama pengarang, judul buku asli ( tanpa garis bawah ), nama penterjemah (ditulis: terjemahan......), Judul buku terjemahan (digaris bawah atau cetak miring), penerbit, tempat terbit, cetakan ke, tahun terbit, halaman.
b.      Majalah dan sejenisnya, maka catatan kaki ditulis nama penulis artikel, judul artikel (ditulis diantara dua tanda petik), nama majalah (digaris bawahi), edisi, halaman.
c.       Wawancara, maka catatan kaki ditulis: nama yang diwawancarai, jabatan, wawancara (digaris bawah atau cetak miring), tanggal.

  1. Catatan kaki:
a.       Ibid, Jika kutipan diambil langsung dari sumber yang mendahuluinya, tanpa diselingi oleh sumber lain, baik halaman sama maupun berbeda. Cara penulisanya: Ibid, hlm. ...
b.      OP. Cit., jika kutipan diambil dari sumber yang sama dengan sumber yang sudah disebutkan sebelumnya, tetapi sudah diselingi sumber lain dan halamannya berbeda. Cara penulisanya: Nama Pengarang, Op. Cit., hlm. ...
c.       Loc. Cit., jika kutipan diambil dari sumber yang sama dengan sumber yang sudah disebutkan sebelumnya, tetapi sudah diselingi sumber lain dan halamannya Sama. Cara penulisanya: Nama Pengarang, Loc. Cit.

F. Penomoran
1.      Penomoran halaman
a.       Nomor halaman pada isi teks (Bab I dst), daftar pustaka dan lampiran menggunakan angka (1, 2, 3 dst) dan ditempatkan disamping kanan atas,
b.      Pada halaman yang memuat judul utama (bab), nomor halaman di tempatkan di ditengah pada margin bawah.
c.       Nomor halaman pendahulunya ( halaman judul, abstrak, persetujuan, pengesahan, motto, persembahan, riwayat hidup, kata pengantar, daftar isi, daftar tabel, daftar gambar dan daftar lampiran menggunakan angka romawi keci (i, ii, iii, dst) ditempatkan ditengan pada margin bawah.
2.      Penomoran Bab dan Sub Bab
a.       Penomoran bab menggunakan angka romawi ditempatkan di tengah pada margin atas (BAB I, BAB II, dst).


b.      Penomoran Sub Bab dan Sub-sub Bab mengikuti pola sebagai berikut:

BAB I
A..............................................................................................................
    1. .........................................................................................................
    2. .........................................................................................................
        a. .....................................................................................................
        b. .....................................................................................................
             1). ..............................................................................................
             2). ..............................................................................................
                  a). ..........................................................................................
                  b). .........................................................................................
                        (1). ..................................................................................
                        (2). ..................................................................................
                               (a). ...........................................................................
                               (b). ...........................................................................

c.       Penomoran Tabel, Gambar dan Lampiran

              Tabel, gambar dan lampiran diberi nomor urut dengan menggunakan angka (1, 2, 3, dst) ditempatkan di tengah Contoh :

Tabel 1.
                            .....................................................................................
Tabel 2.
                            .....................................................................................
Lampiran 3.
                            .....................................................................................

G. Jumlah halaman
  1. Julah halaman isi skripsi (Pendahuluan, Tubuh tulisan, kesimpulan) antara 60 s,d 100 halaman.
  2. Bagi karya ilmiah lainya (Makalah, laporan, dan sejenisnya) disesuaikan dengan kebutuhan.

H. Daftar Kepustakaan

Penulisan daftar kepustakaan diatur sebagai berikut:
  1. Judul ” Daftar Kepustakaan” ditulis dengan hurup Kapital tanpa tanda petik, tanpa garis bawah, ditempatkan ditengah pada margin atas.
  2. Penulisan identitas daftar kepustakaan sama dengan penulisan identitas catatan kaki, kecuali nomor kode kutipan dan nomor halaman.
  3. Sumber kepustakaan ditulis dari awal margin kiri, baris kedua dan seterusnya ditulis menjorok ke dalam ( satu Tab keyboard komputer) dari margin kiri.
  4. Jarak antara dua sumber kepustakaan adalah 2 spasi.
  5. Penulisan nama pengarang tidak menggunakan gelar, kesarjanaan dan ditulis namanya yang populer.
  6. Sumber kepustakaan ditulis berdasarkan urutan abjad nama pengarang. Apa bila beberapa nama pengarang mempunyai hurup atau Abjad yang sama, maka ditulis berdasarkan hurup kedua dan seterunya.
  7. Penulisan nama pengarang asing dimulai dari nama belakang, dengan diikuti koma baru nama depanya.
  8. Apabila terdapat beberapa sumber kepustakaan yang ditulis oleh pengarang yang sama, maka nama pengarang hanya ditulis untuk sumber kepustakaan yang disebutkan pertama, sedangkan untuk sumber kepustakaan ( Buku) yang disebutkan berikutnya nama pengarang tidak ditulis, cukup dengan membubuhkan Strip ”---” sebanyak 1 Tab keyboard komputer dari margin kiri.







**.  Dosen LB Fakultas Tarbiyah IAIN Raden Intan Lampung
                     Dosen Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Lampung
                       Dosen Agama Umitra Lampung
                       Dosen Agama Universitas Lampung

0 komentar:

Posting Komentar